Warnet tanpa PC

Posted: Agustus 24, 2007 in awari, FOSS, Gossip, Manajemen, opini, warnet

Tahun lalu saya memberikan ide kepada Taufik “Mpiq” tentang sebuah konsep warnet yang melenceng dari warnet yang ada sekarang.  Pudjo, dalam sebuah postingnya baru baru ini juga mengeluarkan ide yang kurang lebih sama. Supaya di mengerti, konsep warnet umumnya adalah menyediakan PC dan koneksi internet kemudian pengguna membayar dalam hitungan waktu.

Ide yang saya berikan adalah sebuah warnet yang seolah-olah tidak menyediakan PC, sehingga lebih terlihat sebagai kafe yang sesungguhnya.  Sehingga setiap kali masuk ke warnet tersebut maka memesan minuman dan makanan kecil adalah keharusan.   Akses internet seakan-akan free namun sesungguhnya sudah masuk di dalam harga makanan dan minuman.   Bagaimana buat mereka yang cuma mau mengakses internet?  Ya bisa saja, namun dengan harga yang membuat mereka lebih memilih memesan makanan dan minuman kemudian dapat akses ke internet daripada menggunakan internet saja.

Bagaimana jika mereka mengakses lama dan memesan minuman / makanan seadanya?  Tenang, ada namanya syarat dan kondisi 🙂 atur saja bahwa dengan memesan minuman / makanan X mendapatkan hak akses selama Y atau ada ide lain?

Bagaimana dengan perangkat akses?  Sebaiknya perangkat akses tidak langsung terpasang, tapi nanti dibutuhkan oleh pelanggan baru diberikan.  Dengan harga yang semakin murah dan performance notebook yang semakin bagus, saya yakin hal ini bisa dilakukan.  Atau kita membiasakan pelanggan kita untuk membawa perangkat aksesnya sendiri 😉  yang namanya HP dan PDA sekarang rata-rata punya Wifi.

Tapi ini cuma ide saja dan saya belum membuat sebuah hitung-hitungan bisnis apapun.  Saya membaginya dengan berharap ada yang bisa memanfaatkan ide ini dengan baik 🙂 atau bertukar ide lain.

Jangan lupa:  gunakan FOSS dan jangan membajak perangkat lunak

Iklan
Komentar
  1. kidid berkata:

    apa mungkin itu bisa di lakukan di kota kecil…
    kliatane kok malah ribet klo cranya kek gtu…
    klo kek gtu kan ntar buat ajang pacaran nak muda
    bagaiman klo bapak2 yang mau internet sungguhan..
    kan g etis klo tempatnya kek gtu….
    ntar jadinya warnet….. remang dunk….
    klo semisal ada sedikit trouble dr wrnet itu sendiri…tengtang jaringan mungkin bagi pelanggan tidak memuaskan pelanggan gmn…?
    ya emang klo anak yang “indohoi” bagi dia gak rugi kan tujuanya dia kan indohoi ma ceweknya gtu….
    klo menurut aku sich…..
    mending…. ya di buat warnet biasa aja tapi tertutup gtu aja kan dah bere…z bisa buat indohoi bisa buat bener-bner internetan ( gak cuma numpang di KBU aja,karena kebutuhan)
    haaaa…..lam kenal dari aku dari warnet positive madiun ok……brooo….

  2. kidid berkata:

    Nich sekalian sharing……. gmn sich…. biar wanet aku komputer aku…..biat accesnya g lambat biar cepat…..
    & gak gampang kena virus…… hehehe……….

  3. Irwin Day berkata:

    Makanya konsep ini perlu di gali lebih dalam, kreativitas dalam melihat sebuah konsep adalah intinya. Sebagus apapun konsep itu tidak akan berguna tanpa kreativitas dalam mewujudkannya.

    Dalam mencari Ide kadang kita perlu melenceng dari pakem yang umum berlaku. Banyak contoh, teh botol dan Aqua adalah salah duanya. 20 tahun yang lalu keduanya bahkan di cemooh. Sekarang? hehehe…

  4. Ahmad Nurholis berkata:

    Pemikiran kita sama, konsep yang breakhtru n keluar dari mainstream warnet. Dissguise cost dalam akes internet, harmonisasi dalam mengemas pelayanan dan kenyamanan. Tentunya mas.. kreatifitas dan inovasi yang hanya membuat kita survive dengan konsep yang jelas. Analisis Pasar dan Budget/Estimasi Profit mesti kita matengin… thanks

  5. botak berkata:

    pak silahkan main ke bogor di dekat terminal bis damri
    disana ada namanya cafe telapak hal spt itu sudah dijalankan kurang lebih satu setengah tahun yang lalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s